Di Ganggu Saat Menginap di Bali - 558 Views

Pada saat itu seneng banget karena mama mengajak liburan ke Bali dan jujur saja pada saat itu gue baru pertama kali ke Bali. Gue ke Bali bertiga dengan mama dan tya (adik gue), disana kita berlibur 4 hari 3 malam dan menginap di hotel dekat pantai Kuta 3 malam berturut-turut, jujur saja Bali memang punya sejuta pesona yang membuat gue selalu ingin kesana karena budaya dan pariwisata yang ok. Alhasil setiap tahun gue cari tiket promo untuk ke Bali dan untuk penginapan disana punya sejuta tempat penginapan yang asik, oke dan murce.

Hari pertama gue sampai di Bali itu pagi hari dan sudah ada sopir yang jemput namanya bli wayan dia orangnya ramah dan melayani kita dengan baik sampai-sampai dia gak mau kita di hari itu melewati tempat wisata karena katanya biar gue dan keluarga gak nyesal datang ke Bali tapi malah kita yang kelelahan seharian jalan akhirnya kita minta di anter ke hotel.

loading...

Kebetulan gue menyewa hotel yang tingkat 2 gitu, mama dan tya tidur di bawah dan gue tidur di atas sendirian, seharian udah kemana-kemana sebelum tidur semua mandi dulu lalu yang mandi terakhir gue setelah itu gue naik ke atas untuk tidur. Tidak ada hal yang aneh selama ini tapi sebelum gue terlelap gue dengar ada yang garuk-garuk berjalan seakan ngeledek suara garuk-garuk plafon kamar semakin kencang entah kenapa gue mikir positif banget serasa kayak di rumah gue berpikirnya kucing yang lakukan.

Setelah itu gue terlelap, jujur saja gue itu tipe orang yang pelor dan cepat banget terlelap dan yang aneh gue kebangun karena kayak ada yang nindih gue. Berat banget gue gerakin semua badan gak bisa, teriak gak bisa, apapun gue lakuin untuk teriak minta tolong ke mama dan tya tapi gak bisa.

Semua badan terasa kaku dan semakin memberontak semakin badan ini tak berdaya. Gue berdoa ini segera berakhir karena gue sudah gak sanggup dan gak kuat melawan ketindihan ini, gue berpikir apa salah gue sampai harus di ganggu seperti ini seinget gue, gue selalu permisi di tempat baru dan gak sompral.

Gue lupa setelah itu apa yang terjadi karena akhirnya semua itu berlalu karena hari sudah pagi, gue bangun dengan rasa haus yang teramat sangat dan laper yang teramat sangat. Seketika gue langsung turun temui mama dan tya bercerita kalau gue habis ketindahan tadi malam dan mulai hari ini sampai pulang tidak mau tidur di atas lagi.

Jam 10.00 bli wayan sudah jemput untuk jalan-jalan ke tempat yang belum kita temui dan seketika gue bercerita apa sudah gue alamin semalam ke bli siapa tahu bli punya cara agar gue gak di ganggu malam ini. Akhirnya bli bilang kalau disini usahakan selalu kasih sesajen apa saja di piring dan letakan di meja agar penghuni disana merasa di hargai karena kata bli kita ini yang hidup di dunia tidak hanya manusia tapi makhluk tak kasat mata pun menuntut bahwa mereka ada.