Misteri Kematian Evi Part 5 - 448 Views

Sebelumnya misteri kematian evi part 4. Hello guys, sorry banget ya sudah 1 tahun gak lanjutin cerita ini. Buat yang belum baca cerita part 1-4 nya silahkan di baca, aku lanjutin ya ceritanya. Setelah kita tanya sama bu guru, kita makin bingung siapa pembunuhnya.

Hendry: Bingung nih aku, kita kemarin main jelangkung terus ada yang rasukin namanya nengsih, terus kita tanya kenal mita dia bilang nggak. Terus ada yang rasukin li kyan kita tanya kenal sama mita apa nggak katanya nggak juga.
Zaki: sama nih, aku juga bingung.
Jan fung: nanti saja kita pikirin caranya. Ayo cepat sudah masuk nih.
All: ok.

Saat di kelas, tiba-tiba sebuah ide datang dari teman kita yaitu Meliana.

Meliana: guys, kalian tahu gak dimana ponselnya evi?
Li kyan: aku tahu, kemarin aku sudah kembaliin ponsel evi ke mamahnya.
Su fie: kok ponselnya bisa sama kamu?
Li kyan: iya, waktu itu dia ke rumahku. Dia nginap di sana jadi pas dia pulang lupa bawa ponsel.
Su fie: oh.
Kelvin: oi, aku tahu nih ponselnya mau kamu ngapain.
Meliana: ngapain coba? Jangan sok tahu.
Kelvin, Hendry, Zaki, JF: di habisin koutanya, hahaha.
Li kyan: ih jangan bercanda terus lah, serius dong.
Ber-4: iya, iya.
Meliana: aku penasaran sama isi ponsel evi. Siapa tahu kita bisa dapat petunjuk dari ponsel itu.
Hendry: oke, ya sudah nanti habis pulang sekolah kita langsung ke rumah Evi.
All: ok.

Setelah keluar dari lingkungan sekolah, kami ber-7 langsung ke rumah evi dan sesampainya di sana kita bertemu dengan mamahnya evi yang masih terlihat sedih.

Meliana: siang tante.
Mamah Evi: siang, ayo masuk dulu.
Meliana: ngga usah tante, kita cuman mau nanya saja.
Mamah evi: nanya apa ya?
Hendry: tante tahu gak orang yang dekat sama evi? (Tiba-tiba aku nanya begitu karena penasaran).
Mama evi: tahu, yaitu kalian lah.
Su fie: selain kita tante.
Mamah evi: oh iya, si melvins. Dia pacarnya evi.
Li kyan: pacarnya evi? Kok evi gak pernah kasih tahu kita.
Kelvin: mungkin dia malu kali. Soalnya kan baru pertama kali pacaran, hahahaha.
Li kyan: ih, jangan bercanda.

Meliana: oh iya tante. Tante tahu gak dimana ponsel evi?
Mamah evi: ponselnya evi ya. Baru saja di bawa sama melvin pacarnya.
JF ( jan fung): mau diapain tuh ponsel di bawa sama dia.
Mamah evi: katanya sih mau di servis.
Zaki: ya ampun tuh anak. Ponsel anak orang saja di bawa, minta di hajar nih.
Hendry: santai saja, nanti kita hajar sama-sama.
Meliana: oh iya tante, kita mau nanya lagi boleh?
Mamah evi: iya boleh lah. Masa nggak, mau nanya apa?
Meliana: melvins sekolah di mana ya?
Mamah evi: di SMP 1.

Meliana: oh gitu, ya sudah tante makasih ya waktunya.
Mamah evi: kalian kalau mau nanya lagi, kesini ya.
Hendry: iya tante makasih, kita juga sekalian mau pamit pulang dulu nih, sudah sore.
Zaki: ya sudah kalau gitu tante, kita pulang dulu ya.
Mamah evi: iya, hati-hati ya.
JF: nanti malam kita kumpul di cafe Vils ya, jangan lupa.
All: ok.

Malam pun tiba, dan kami semua pun sudah kumpul di cafe.

Hendry: kita mulai dari mana nih??
Meliana: melvins saja dulu, besok kita ke SMP 1 kita cari dia.
Su fie: Memang bisa? Besok kita belajar, mereka juga belajar, pulangnya sama-sama lagi.
Zaki: bisalah b*go, besokkan mereka ada pramuka.
Su fie: oh iya lupa hihihi.
JF: oi, kita duduk di sini cuma buat ngomong saja gitu, pesan minum lah gak enak sama yang punya.
Kelvin: ya sudah, aku pesankan, mau apaan?
Hendry: es teh saja semuanya, gak usah kopi-kopi nanti gak bisa tidur.
Meliana: bagus dong gak bisa tidur, kita sampai besok di sini.
Li kyan: aku mah enggak mau, kamu saja ya Mel.
Zaki: biarin saja meliana di sini nanti biar di makan nyamuk, hahaha.
Meliana: ya sudah aku kalah, es teh saja.
All: hahaha.

Hari esok pun tiba, setelah pulang sekolah kami pun langsung ke SMP 1 untuk ketemu melvins.
Hendry: buruan oi, lama banget.
Zaki: santai saja nanti juga sampai.
Hendry: nanti keburu pulang merekanya.
Li kyan: iya, yuk berangkat.

Sesampainya di sana , kami nggak tahu melvins yang mana, kami pun bertanya dengan murid yang ada di sana.

Su fie: permisi, kalian kenal gak sama melvin?
Siswi: oh kenal, itu yang duduk si bawah pohon sana.
Sufie: oh ya sudah makasih ya.
Siswi: iya sama-sama.

kami pun mendekati laki-laki yang tadi.

Hendry: permisi, lu yang namanya melvins??
Melvins: iya aku melvins, kenapa memang ramai-ramai kesini?
JF: lu kenal yang namanya Evi?
Melvins: memang kenapa? Kok nanya ke aku?
Zaki: tadi lu ambil ponsel dari rumah evi kan? Mana sini ponselnya.
Melvins: jangan sembarangan lu, nemang lu liat aku?

loading...

Terus melvin berdiri dan bilang bahwa dia gak ambil ponselnya evi. Saat dia berdiri tiba-tiba sebuah ponsel jatuh dari kantong celananya. Lalu meliana pun dengan cepat mengambil ponsel itu. Oke guys, sampai di sini dulu ceritanya. Part 6 nya bakalan aku kirim lagi kok, jadi tenang saja ya dan buat kalian yang belum baca ceritanya. Silahkan baca dulu part 1-4 makasih yang sudah baca, thanks for reading. Selanjutnya misteri kematian evi part 6.

Whatsapp: 0895-6023-91787
Facebook: Hendry Prakusya
Line: hendrypra123