Misteri Kematian Evi Part 6 - 271 Views

Hai guys, jadi gimana nih? Bagus gak misteri kematian evi part 5 nya? Kalau bagus kasih tahu ya, nanti WA nya di bawah. Oh iya jangan lupa buat terus baca cerita ini ya. Buat yang belum tahu, silahkan baca dari misteri kematian evi part 1. Ya sudah sekarang kita lanjutin saja ceritanya.

Meliana: ini kan ponselnya Evi, lu bilang lu gak kenal Evi, kenapa ponselnya ada sama lu ?
Melvins: memang kenapa? Nggak boleh? Suka-suka aku lah.
Hendry: sudah ah bacot lu, aku habisin lu.
Jan fung (JF): jangan hen, kita tanya saja dulu, baru nanti kita habisin sama-sama ( sambil berbisik di telinga hendry).
Hendry: sombong banget tuh anak, kita nanya baik-baik eh dia malah sewot.
Zaki: sudah santai saja bro, kita pergi saja yuk lagian kita juga sudah dapat ponselnya.
Li kyan: ya sudah ayo.
Hendry: awas lu, ketemu lagi habis lu.

Lalu kami meninggal kan Melvins dengan perasaan kesal, tapi perasaan kami hanya kesal sebentar saja karena ponselnya sudah ketemu.

Su fie: coba buka ponselnya, isinya apa?
Meliana: gak bisa, pakai kode ponselnya.
Kelvin: aku tahu kode ponselnya.
Su fie: kok kamu bisa tahu.
Kelvin: waktu itu pas di kelas aku minjam ponsel dia buat main game. Makanya aku tahu, sini ponselnya kode itu 5665.
Zaki: oh mantap, Kelvin yang terbaik.
Kelvin: nih Mel, coba kamu lihat deh, ada apa saja.
Meliana: sini.

Tiba-tiba kita terkejut karena meliana bilang.

Meliana: Loh, kok gak ada apa apa?
JF: ha? Masa sih?
Meliana: iya benar, tuh coba kalian lihat chatnya kosong.
Hendry: itu berarti anak sombong itu yang hapus semuanya, benar-benar tuh anak, habis dia sekarang.
JF: eh kamu mau kemana?
Hendry: mau pukulin anak sombong itu lah.
Zaki: sudah ah biarin saja Hen. Lagian sudah kehapus juga kan.
Hendry: sekarang kita punya apa? Chat? Sudah di hapus sama si anak sombong itu.
Su fie: kita pulang saja dulu deh ke rumah masing-masing.
All: oke.

Keesokan harinya, saat kami semua masuk ke kelas, lonceng pun berbunyi dan tiba-tiba wali kelas kami datang dengan seorang perempuan cantik.

Bu guru: anak-anak, hari ini kalian kedatangan murid baru, silahkan kamu perkenalkan diri kamu ke mereka.
Merita: halo nama saya Merita, saya murid pindahan dari SMP 1 semoga kalian bisa berteman baik dengan saya, terima kasih.
Zaki: buset cantik banget Hen, cantik gak menurut kamu?
Hendry: ya ampun nih anak, kenal saja belum sudah main suka saja, hadeh.
JF: si zaki mah, gampang banget suka sama cewek, apalagi yang cantik.
Kelvin: iya kayak tahun lalu juga suka sama Veronica.
All: hahaha.
Bu guru: anak-anak tolong tenang yah, merita silahkan duduk ya, terserah kamu mau duduk dimana.
Merita: iya bu makasih.
Zaki: bu ,merita duduk di sini saja sama saya. Vin kamu geser sana.
Kelvin: buset dah, teman sendiri kamu suruh pindah, kelewatan.
Zaki: sudah ah cepatan.
Kelvin: iya, iya.

Setelah perkenalan selesai istirahat pun tiba. Kami ber-7 berkumpul di dalam kelas untuk membahas soal evi.

Li kyan: gimana nih, kita sudah nggak ada petunjuk lagi.
Kelvin: iya nih, petunjuknya sudah di hilangin sama anak sombong itu.
Hendry: jadi gimana nih? Bantu pikir lah guys.
JF: kita sudah mikir dari tadi.
Meliana: caranya sih cuma melvins, karena cuman dia yang tahu soal evi dan yang hapus chatnya evi.
Su fie: iya dia pacar evi pula. Dia pasti tahu banyak ya kan?
Zaki: iya, iya. Hen Ke toilet yuk.
Hendry: di toilet ada hantu ya? Kok gak berani?
Zaki: ada si evi hahaha.
Hendry: sudah ah ayo jangan bercanda terus sama teman sendiri.
Zaki: iya ayo.

Lalu kami berdua pun berangkat ke toilet dan meninggalkan mereka berlima yang sedang berdiskusi. Saat kami dalam perjalanan ke toilet, kami melihat si anak baru (merita) sedang berbicara sendiri.

Hendry: Zak, tuh anak baru ngomong sama siapa?
Zaki: gak tahu, yuk samperin.
Hendry: ayo.

Kami pun mendekati Merita tanpa ragu.

Zaki: Mer, kamu lagi ngomong sama siapa?
Merita: aku lagi ngomong sama nenek-nenek.
Hendry: hah?! Sama nenek-nenek.
Zaki: gila kamu ya? Jelas gak ada apa-apa.
Merita: ya jelas gak ada apa-apa lah, kan kalian gak bisa lihat, yang lihat kan cuma orang tertentu saja.
Hendry: orang tertentu? Apaan tuh?
Merita: aku tuh punya indigo. Jangan kasih tahu siapa-siapa ya.
Hendry: hah indigo?
Zaki: indigo? Indigo apaan ya?
Merita: aku kirain kamu tahu.
Hendry: si geblek mana tahu apa-apa mer.
Merita: hahaha.

Zaki: ish, indigo apaan sih?
Merita: indigo itu orang yang punya indera yang melebihi manusia biasa. Kayak bisa lihat arwah orang yang sudah meninggal. Terus bisa lihat masa lalu sama masa depan.
Zaki: oh kamu memangnya bisa lihat orang yang sudah mati?
Merita: bisa, tapi kalau untuk lihat masa lalu aku masih belum bisa. Soalnya masih belum terlatih/peka.
Hendry: oh itu berarti kamu bisa lihat evi dong.
Merita: evi? Siapa tuh?
Hendry: evi tuh teman kita yang sudah meninggal.
Merita: meninggal? Kenapa meninggal?
Zaki: kita juga gak tahu pasti kenapa dia meninggal.
Hendry: tadi kamu lewat sumur di samping kiri sekolah nggak? Lihat sesuatu?
Merita: iya tadi aku lewat, kalau menurt penglihatan indigo aku sih, ada anak cewek nangis di atas sumur sambil duduk.

Zaki: kamu ada nanya siapa dia?
Merita: ada tadi sempat nanya, tapi dia nggak jawab, nangis terus soalnya.
Zaki: oh ya sudah, kita berdua ke toilet dulu. Sampai lupa mau ke toilet.
Merita: oke, hati-hati ya.
Hendry: loh? Kok hati-hati.
Merita: ada yang ikutin kalian.
Zaki: ih cepetan hen.
Merita: hahaha.

Oke guys, sampai disini dulu ceritanya ya. Buat yang mau tahu ceritanya silahkan baca dari part 1-5. Buat kalian mau follow Instagram mereka, ini IG-nya.

Evi: @Evijssc
JF: @fung_lim26
Sufie: @_sf17__
Zaki: @Zaki_alfianda19
Hendry: (gak main IG)

loading...

Whatsapp: 0895-6023-91787
Line: hendrypra123

Next part 7 aku bakalan kasih IG mereka semua. Thx for reading, see you in the next misteri kematian evi part 7.