Cerita Hantu > Cerita Hantu Jepang > Hantu Ichi

Hantu Ichi

Assalamualaikum, selamat membaca. Di tahun 2017 diriku mendadak pindah sekolah ke negara sakura. Mula-mula aku sangat tidak nyaman jika harus bersekolah di negara Jepang itu. Tapi pekerjaan mama yang memaksaku untuk bersekokah disini. Pada hari rabu sampailah aku di depan sebuah gedung sekolah yang sangat megah, setahu ku inilah sekolah yang paling terkenal di Jepang.

Aku melangkah memasuki halaman sekolah itu. Penampilan pakaianku yang berbeda dari mereka menjadi pusat perhatian di pagi itu, kenapa tidak? Siswi Jepang yang biasanya memakai rok mini kini, tapi lain denganku yang memakai baju panjang serta rok panjang dan seutas hijab melengkapi tubuhku di hari itu.

“Sayang” tiba-tiba suara seseorang menghentikan langkahku.
“Ahh mama, kenapa mama kesini, bukannya mama harus kerja?” tanyaku sambil menghampiri si malaikat hatiku ini.
“Baik-baik ya sekolah disini, harus berinteraksi dengan baik, disini kebanyakan non muslim, jangan lupa juga shalat” kata mama sambil membetulkan hijabku.

Read Another Stories:

Aku mengangguk dan kembali berjalan, aku memasuki sebuah ruangan kelas yang lumayan besar dan indah. Semua siswa-siswi di kelas tersebut menatapku dengan tatapan aneh. Buk Rita nama wali kelasku itu memperkenalkan diriku di hadapan mereka semua. Bahasanya dalam bahasa indonesia ya😉

“Perkenalkan semua, ini Bismi dari Indonesia, mulai hari ini dia menjadi salah satu dari kita di kelas ini” buk Rita.

Setelah perkenalan, aku kemudian duduk di samping seorang pria, sedari tadi pria itu selalu memperhatikanku.

“Perkenalkan aku yahiko” katanya sambil menjulurkan tangan.

Setelah sekitar 1 jam belajar, jam istirahat pun berbunyi. Aku, Konan, dan Karin adalah sahabat baru pada hari itu, hingga karin mulai menceritakan angkernya ruang Kesehatan di sekolah ini. Kata karin makhluk halus yang ada di ruang kesehatan sangat lah seram, bahkan karin sempat melihat beberpaa kali penampakan hantu itu. Hantu itu di sebut dengan Ichi, entah itu namanya atau julukannya aku tak menanyakan lebih jauh.

“Hei karin, Indonesia, dan konan mau kemana?” tanya seseorang yang menyebutku dengan panggilan indonesia😂
“Kami mau ke kantin, oh iya perkenalkan ini Bismi” kata konan.

Aku membalas jabatan tangan dari wanita itu.

“Hati-hati kalau mau ke kantin, ntar penampakan ghost Ichi nunjukin diri” kata perempuan itu (Yukimaru) sambil tertawa dan pergi.
“Memangnya hantu Ichi itu seram ya?” tanyaku.
“Emm sangat seram lo, bahkan di pagi hari saja dia menampakkan dirinya di jendela ruangan kesehatan, makanya kantin yang kita mau kunjungi sekarang lumayan sepi, karena pada takut melewati ruangan itu” kata konan.

Aku, konan, dan karin berjalan lagi hingga benar saja sebelum sampai di kantin kami melewati ruang kesehatan 1, aku dapat merasakan hawa aneh di sekitar ruang kesehatan 1 itu. Oh iya ruang kesehatan di sekolah tersebut ada 5, jadi ruang kesehatan 1-nya ada di dekat kantin.

Kata konan aku dilarang ngelirik ke arah ruang kesehatan itu, biar gak lihat hantu ichi katanya. Aku tetap berjalan hingga kakiku terhenti di depan ruangan kesehatan itu. Pintu ruangan itu tertutup rapat, aku penasaran apakah tak ada yang berjaga di dalam.

“Di dalam gak ada orang ngejaga ya?” tanyaku,
“Ada sih senpai kakei, dia senior kita, ruang kesehatan ini juga sepi, jarang ada siswa yang mau kesini” jelas karin.
“Kenapa bismi?” kata karin.
“Kalian duluan saja, aku mau kesana” kataku.
“Buat apa kesana? Kan kantinnya di depan” kata konan.
“Ehh tak apa-apa aku hanya ingin jalan-jalan saja, ya sudah kalian duluan ya” pintaku.

Kemudian karin dan konan pun duluan ke kantin, aku memasuki ruangan kesehatan. Terlihat sepertinya senior kami sedang duduk di salah satu kursi di dalam ruangan.

“Ohayou senpai” kataku sambil membungkuk.
“Ohayou indonesia” balasnya.
“Ada perlu apa, kamu sakit? Di bagian mana?” tanyanya.
“Tidak senpai, aku hanya ingin masuk saja, maaf mengganggumu” kataku.
“Tak apa-apa silahkan duduk, maaf saya harus melanjutkan tugas saja” katanya sambil membaca beberapa berkas putih yang lumayan banyak.

Aku melihat sekeliling ruangan, tak ada penampakan apa pun di dalam ruangan ini, walaupun aku merasakan hawa di ruangan ini agak berbeda dengan diluar. Kemudian aku melihat ke arah lemari besar di pojok ruangan. Ku lihat dengam saksama seuntai rambut terlihat di balik kolongan lemari itu. Makin lama makin memanjang, kemudian di sertai dengan bau darah.

Aku berdiri mematung, aku tak bisa bergerak, rasanya aku mau mennagis saja di tempat itu, ingin rasanya kuberitahu senpai tentang apa yang kulihat tapi sayang senpai sedang sibuk mengetik komputernya.

Suaraku tak kunjung keluar hingga sebuah makhluk tanpa busana (wanita tel*njang diselimuti darah serata tanah) keluar dari dalam lemari itu sambil merangkak. Aku teriak hingga senpai sadar dan langsung menghampiriku, bahkan siswa-siswa yang berada di kantin mendengar suara teriakanku. Saat aku tersadar aku sudah berada di ruang kesehatan 4, karin dan konan memegang tanganku dengan erat.

“Bismi kamu sudah bangun, ahh syukurlah, kenapa kamu nekat memasuki ruang itu, kan sudah ku katakan hantu ichi ada disitu” kata karin sambil menangis dan memelukku.
“Asal kamu tau, tak ada satu pun siswa yang mau masuk ke dalam ruangan itu, cuma senpai kakei saja yang selalu masuk ke ruangan itu, itu pun sesekali saja” tambah konan kemudian.

Baru ku tau bahwa hantu ichi itu sangat mengerikan, wajar saja jika ruangan itu sangat sepi, hanya senpai kakei saja yang ada di dalamnya. Tapi apakah senpai kakei tidak takut?

“Itu karena dia sudah terbiasa” begitulah yang dijelaskan konan padaku.

Sungguh hari pertama aku bersekolah disitu aku bisa terkena trauma yang sangat keren, kapan-kapan akan ku ceritakan lagi tentang hantu ichi ini ok. Sekian, wassalamualaikum.

WA: 081370400622
Fb: Bismi Jasein