Suatu Malam di Ekskul Karate

Cerita Hantu > Cerita Hantu > Suatu Malam di Ekskul Karate

Assalamualaikum, kejadian ini dialami sendiri oleh temanku yang bernama Dira saat di SMP dulu. Selamat membaca. Hai perkenalkan namaku Dirayani biasanya di panggil Yani jika di kampungku dan jika di sekolah dipanggil Dira. Aku merupakan sahabat Bismi dari kelas 2 SMP, dan bahkan kami duduk sebangku.

Tapi sayang saat kenaikan kelas 3, aku dan bismi pisah kelas, dia kelas 9D sedangkan aku 9C. Seperti biasa hari itu aku dan bismi baru saja mengikuti Ekskul karate, kemudian tak lama kemudian pak Morgan guru karate malah memanggil nama kami.

“Bismi dan Dira, ntar malem kalian datang ke sekolah ya, karena kita akan mengadakan promosi Karate buat adik-adik kelas kalian” kata pak Morgan.
“Lahh pak bukannya sarah dan tobi yang mempromosikannya” kata bismi.
“Bapak tidak suka jika perkataan bapak di bantah” tegas pak morgan.

Read Another Stories:

Aku lantas langsung menarik lengan bismi untuk pulang sebelum kemarahan pak morgan menjadi-jadi.

“Uhh kenapa dari dulu aku tak keluar saja dari ekskul karate” kata bismi sambil ngomel-ngomel sendiri gak jelas.
“Hahhaha ada-ada saja kamu, ya sudah terima nasib saja, karena kamu memang yang terpilih” kataku sambil membelai kepalanya.

Malam pun tiba, ya sekitar jam 8 malam sehabis shalat isya aku menjemput bismi ke rumahnya. Pakaian ekskul karate kami menjadi pusat perhatian dari sekolah lain, apalagi bismi sering mendapat rayuan dari anak SMA lainnya. Tapi bodo amat si bismi malah berdiri dan berkata “mau tonjokan bangg? 😂”.

“Uhh bis aku ke toilet dulu ya, kebelet nie soalnya” kataku.
“Yaelahh Dira pertunjukan Kita 15 menit lagi, jangam lama-lama lo” kata bismi.

Aku lantas berlari ke toilet, perutku rasanya sudah tak bisa dibendung lagi. Setelah beberapa menit aku buang hajat, tiba-tiba aku merasakan hawa dingin di sekitar toilet. Yahh kemudian aku mulai mengeluarkan keringat dingin, aku melihat ke atap dinding toilet, agak mengerikan. Aku lantas keluar dari toilet secepat yang aku bisa.

Perlu kalian ketahui toilet wanita di SMP ku dulu itu lumayan menyeramkan. Karena berada paling belakang sekolah. Pernah kudengar rumor bahwa di bawah toilet ini dulu itu adalah bekas kuburan dan di samping pintu toilet ada 1 pintu lagi yang tak pernah dibuka. Pintu itu berwarna hijau pisang, aku terlalu lama melihat pintu itu, kemudian tak lama kemudian samar-samar aku mendengar desahan.

Desahan itu makin lama makin membesar suaranya, bulu kudukku mulai berdiri lagi, panas dingin kurasakan di malam ekskul karate itu. Saat aku akan mengangkat kaki untuk berjalan, seseorang malah memegang erat kakiku. Aku menangis, kakiku terasa berat, aku membaca ayat kursi dan surah yasin di dalam hati dan tak lama kemudian kakiku pun ringan kembali. Aku langsung berlari secepat yang aku bisa, dan saat aku berlari yang terdengar di telingaku hanyalah suara cekikikan perempuan yang mengerikan. Aku ngos-ngosan sesampai di pentas seni.

“Woy kemana saja, lama kali ihh, sudah 20 menit tau. Kami sudah tampil tadi tanpa dirimu, ku suruh Jolita melihatmu ke toilet tapi dia tak berani” kata Sarah teman ekskul ku.

Kemudian bismi datang dan menenangkanku sambil bertanya ada apa? Ku ceritakan semua kejadian yang baru saja ku alami itu, bismi mengerti dan berkata jangan takut. Kemudian dia memberiku air putih sambil mulutnya membaca sesuatu.

“Ya sudah gak usah dipikirin, kamu sih bandel saja tadi, baru saja aku mau panggil kamu buat kawanin ke toilet, tapi kamunya ambil langkah seribu terus lari” kata bismi padaku.

Ahh sudahlah aku masih ngos-ngosan saat itu, satu katapun rasanya malas untuk aku berbicara lagi. Sungguh suatu malam yang menyeramkan buatku saat itu, dan gara-gara kejadian itu aku putuskan untuk keluar dari ekskul karate, bismi juga demikian. Karena saat itu kami juga sudah kelas 3, jadi lebih berfokus ke hal pelajaran untuk menyambut Ujian nanti. Selesai, wassalamualikum.

WA: 081370400622
Fb: Bismi Jasein