Cerita Hantu > >

Asrama Pria SMP Dapura

Assalamualaikum, selamat membaca. Sesuai janjiku aku akan menceritakan tentang kisah horor yang ada di asrama pria di SMP ku dulu. Kalian sudah tau bukan saat aku kelas 3 SMP, aku sudah tinggal di asrama Dapura. Beberapa bulan kemudian aku sudah terbiasa dengan suara ataupun penampakan yang ada di asrama putri baik di lantai 1 atau 2.

Pagi itu seperti biasanya aku sebagai senior dalam anggota OSIS menemui mantan ketua OSIS dahulu, karena besok adalah hari pelantikan ketua OSIS yang baru.

“Kamu lihat ahmad gak?” tanyaku pada dahlia.
“Gak lihat tuh, mungkin dia ada di asrama, coba saja kamu kesana” jawab dahlia.
“Gimana sih bis, pacarmu sendiri saja gak tau ada dimana” jelas ifah yang membuatku agak cemberut membalas perkataannya.

Read Another Stories:

Ok ku tegaskan sama kalian, aku tak pernah suka dengan ahmad, aku pacaran dengannya itu karena diriku hanya ingin menutupi status jombloku saja. Betapa bodohnya diriku saat itu telah menyia-nyiakan orang yang tulus padaku. Aku sama sekali tak menyukai ahmad tapi lain dengan ahmad yang serius menyukaiku. Hanya kalian saja yang tau, teman-temanku yang dulu tak satu pun yang ku beritahu tentang hal ini.

Ya sudah dengan hati terpaksa, apalagi ini adalah tugasku, aku bergegas menemui ahmad di asrama pria. Pernah kudengar rumor kalau di asrama pria ada penampakan siswi tanpa kepala di sore hari. Bahkan suara jeritan seperti sedang melahirkan. Bahkan lagi terdapat suara bayi menangis dekat dengan toilet di asrama itu.

Jam sudah menunjukkan pukul 11 siang, asrama pria tampak sepi karena seluruh siswa sedang berada di sekolah, aku tak tau mengapa si ahmad ini tinggal di asrama bukan di sekolah. Ku ketuk pintu kamarnya tok, tok, tok.

“Ahmad kau dimana? Ayo keluar” kataku.
“Iya sebentar sayang” katanya lagi.

Ahmad pun keluar bak pangeran kesiangan, aura gantengnya itu sama sekali tak membuatku tertarik, lain dengam siswi lainnya yang tergila-gila dengan ketampanannya tapi ahh lain denganku.

“Kenapa?” tanyanya.
“Kenapa? Heii ini tugasmu, kita ada rapat hari ini tentang pelantikan OSIS besok ahmad” kataku dengan nada kesal.
“Sudah semalam rapatnya sayang, kamu ketiduran sehingga aku tak berani mengganggu tidurmu” katanya sambil menarik tanganku agar berjalan bersamanya.

Ahh sudah selesai? Mengapa tak ada yang memberitahuku tadi pagi 😒😒 ahh akunya dikerjain, suasana di asrama pria sangatlah sepi, cuma ada aku dan ahmad di sepanjang jalan asrama. Kemudian aku terhenti karena mendengar suara gaduh di lantai 2, aku melihat ke lantai 2, samar-samar aku melihat badan buntung di atas itu. Aku lantas memalingkan wajah ke arah lain.

“Kau kenapa?” tanya ahmad.
“Aku melihatnya” kataku.
“Badan buntung itu?” tanya ahmad.

Aku hanya mengangguk, kemudian kami melangkah kembali, langkah kami terhenti lagi karena kami berdua mendengar suara ketawaan yang sangat nyaring memekakkan telinga. Aku dan ahmad berpandangan, suara teriakan kembali terdengar. Ku pikir di telingaku saja yang terdengar tetapi di ahmad juga terdengar.

“Ayo bergegas” kata ahmad sambil menarik tanganku dan berjalan terburu-buru. Ahh sial pintu asrama tiba-tiba saja tak dapat dibuka, sudah beberapa kali ahmad berusaha tapi hasilnya nihil. Aku merinding pada siang itu, apalagi cuacanya semakin menambah kisah horor di asrama pria itu. Kemudian aku melihat badan buntung itu kembali di lantai 2.

Badan buntung itu berjalan kesana kemari tanpa kepala. Hingga kemudian terjatuh ke bawah di lantai 1. Darah berceceran di lehernya itu, membuatku muntah di depan gerbang asrama. Ahmad menenangkanku menyuruhku agar membaca surah kursi, serta mengelus-elus leherku agar semua muntah itu keluar.

Ada yang aneh lagi semua muntah yang ku keluarkan malah mengeluarkan darah dan beberapa ulat kecil. Aku syok bukan main, kemudian gerbang pun terbuka, aku bergegas keluar bersama ahmad. Hujan pun datang, pengalaman untuk yang pertama kali di asrama pria tadi itu menurutku sangat mengerikan. Apalagi tentang tubuh buntung itu, suara minta tolong kembali terdengar di telingaku, aku tak bisa fokus belajar siang itu.

Badanku terasa lemas, hingga ahmad datang dan membawaku ke UKS, hingga saat sekolah usai ahmad mengantarkanku ke asrama putri. Aku berpikiran saat siang hari saja asrama pria itu sangat mengerikan apalagi kalau di malam hari 😱 ya Allah aku tak kuat.

Memang SMP Swasta DAPURA dikenal sebagai sekolah yang angker. Itu baru di asrama saja yang ku ceritakan. Bukan lagi di lokasi sekolahnya yang mungkin adalah di situlah rumah mereka berkumpul. Ok cukup sekian cerita dariku, wassalamualaikum.

WA: 081370400622
Fb: Bismi Jasein