Kisah Pilu Pau Paw

Cerita Hantu > Cerita Sedih > Kisah Pilu Pau Paw

Assalamualaikum, selamat membaca. Pertemuanku dengan Pau Paw 4 hari yang lalu membuatku sangat ingin bertemu kembali dengannya. Hingga pagi itu selesai shalat shubuh aku meminta ijin sama nenek untuk pergi ke rumah pau paw.

“Siapa Pau paw?” tanya nenekku.
“Temanku nek, rumahnya gak jauh kok, boleh ya” pintaku sambil merengek.

Mau tidak mau akhirnya nenek mengijinkan, asal pulangnya jangan seperti sore kemarin hihihi. Pukul 8 pagi pun datang, aku bersiap-siap untuk pergi ke rumah besar tua itu, aku penasaran dengan kehidupan pau paw. Kenapa anak chinese bisa ada di rumah tua itu, aku pun keluar rumah sambil membalas lambaian tangan nenek. Akhirnya aku tiba di depan pagar rumah tua yang lumayan besar itu.

Read Another Stories:

“Pau Paw dimana kamu?” panggilku.

Ok guys kali ini percakapannya dalam bahasa indonesia ya 😉

“Disini kak” jawab pau paw yang ternyata berada di atas rumah.

Aku tersenyum dan mulai memasuki halaman rumah itu, pau paw pun memelukku dan tersenyum gembira.

“Kenapa kakak nemuin aku?” tanya pau paw.
“Emm sebenarnya aku penasaran tentang kisah hidupmu, bisakah kau ceritakan?” kataku.
“Tentu saja” jawabnya sambil tersenyum.

Beberapa tahun yang lalu sekitar tahun 17-an ada sebuah keluarga Cina yang tinggal di sebuah rumah besar di kawasan komplek jingga jalan cut nyak dien ini. Kepala keluarga itu bernama Chung ang sedangkan istrinya bernama Lin Saukang. Mereka mempunyai 2 anak laki-laki yang bernama Pau Paw dan Pau Pak, selisih usia mereka adalah 2 tahun.

Tuan chung terkenal sangat kaya raya, bahkan ia juga mempunyai orang-orang pekerja yang sangat berbakat. Tapi pada suatu hari, keluarga chung di fitnah telah mencuri usaha milik orang lain, alhasil tuan chung dan istrinya di kembalikan ke Cina. Sedangkan 2 anaknya itu di bunuh, karena terus memberontak akhirnya dengan nada kesal, orang-orang yang menyuruh merek pergi itu malah membunuh keduanya dengan sangat sadis.

Eits yang menyuruh mereka pergi itu adalah orang Cina juga lo jelas pau paw padaku. Pau pak di injak-injak di bagian kepalanya, hingga kepalanya hancur berantakan. Sedangkan pau paw matanya di congkel dengan kayu, serta di injak-injak di daerah kemaluannya, ahh sungguh sadiss.

Tak lama kemudian pun tuan chung bersama istrinya juga di hukum dengan hukuman mati. Karena di Cina siapa saja seseorang yang mengambil secara paksa usaha orang lain, maka akan dihukumi hukuman mati. Singkat cerita seluruh keluarga tuan chung pun meninggal. Sedangkan anak-anaknya mati terlebih dahulu sebelum mereka, sungguh sadis.

Pau paw menangis menceritakan semua kisah pilu itu padaku, aku tau bahwa tuan chung tak mungkin melakukan itu. Mungkin itu adalah fitnah, mana ada yang rela dan ikhlas melihat usaha tuan chung yang sukses seperti itu.

“Sudahlah jangan menangis lagi, aku akan menemanimu, mulai sekarang kau bisa tinggal bersamaku” kataku pada pau paw.

Mulai hari itu pau paw tinggal bersamaku, nenek tak keberatan jika pau paw tinggal di rumah kami. Karena nenek tau bahwa aku ingin mempunyai seorang teman di rumah atau bahkan dia bukan manusia nenekku tak keberatan.

Oh iya nenekku juga bisa melihat pau paw, hari-hariku terasa tak sepi karena kehadiran pau paw, ada saja cerita yang kami ceritakan bersama. Kadang pau paw terus mengingat kisah pilunya itu.

“Lantas dimana jasadmu dan adikmu?” tanyaku lagi.
“Di buang ke sungai” jawabnya sambil menunduk.

Aku berusaha menenangkan pau paw, kemudian papa datang dan melihat diriku berbicara sendiri.

“Kamu sedang apa sayang?” kata papa mengejutkanku.
“Gak ada apa-apa pa, ngapain papa kesini?” kataku.
“Papa datang bersama bunda, istri ke-3 papaku, ayok ketemu bunda” katanya lagi.
“Duluan ntar nyusul” jawabku cuek.

Papaku pun keluar, dan berpapasan dengan mama, tak ada satu pun kata yang terucap dari mulut mereka selain tatapan benci.

“Wah anak mama dapat teman baru, siapa namamu?” tanya mama.
“Pau paw” jawab pau paw saking lucunya.
“Tolong jaga anak tante ya, anak tante ini sangat nakal lo” kata mama lagi, aku lantas mencubit mama.

Mama serta nenekku bisa melihat Pau Paw, hanya saja papa yang tak bisa melihatnya. Karena keturunan mamaku ini semuanya bisa melihat makhluk tak kasat mata. Makasih Pau Paw yang sudah hadir dalam hidupku ☺ semoga kau betah tinggal disini bersamaku.

Beberapa bulan kemudian terdengar kabar bahwa rumah tua itu akan di rubuhkan, aku sedih mendengarnya apalagi kata pau paw, apabila rumah itu di rubuhkan maka pau paw akan menghilang dan itu sedang terjadi sekarang.

Hari-hariku terasa sepi kembali tanpa ada pau paw di sampingku, tapi aku akan selalu mengingat kisah pilu yang pernah di ceritakan pau paw padaku. Terima kasih pau paw untuk sesaat ini kamu telah menemaniku. Sekian wassalamualaikum.

WA: 081370400622
Fb: Bismi Jasein