Penampakan Sosok Hantu Almarhumah Mbak Siti Bagian 2

Cerita Hantu > Kisah Nyata > Penampakan Sosok Hantu Almarhumah Mbak Siti Bagian 2

Lanjut lagi ya, sebelumnya penampakan sosok hantu almarhumah mbak siti. Entah kenapa di Desa saya sering kali terjadi hal serupa, apalagi jikalau meninggalnya secara mendadak. Biasanya akan ada sosok yang menyerupai almarhum/almarhumah yang kerap muncul dengan berbagai kisah. Saat itu juga ada anak muda daerah sini yang kecelakaan dan meninggal di tempat, menabrak kontainer yang sedang terparkir, mungkin karena terlalu kencang saat mengendarai sepeda motor hingga benturan keras menghilangkan nyawanya.

Setelah meninggalnya pemuda itu para tetangga ada yang melihat sosok almarhum berdiri dengan keadaan seperti kejang-kejang. Mengerikan, begitulah penuturan mereka yang pernah melihat penampakan itu. Ada juga tetangga samping rumah saya yang meninggal mendadak juga, sakit entah apa, tapi tak lama setelah itu meninggal. Almarhumah juga sering menampakkan diri pesisir dekat rumah almarhumah. Kata orang yang di jumpai seringnya almarhumah berada di tempat penjemuran rebon miliknya sambil membereskan plastik panutup rebon yang ada di sana.

Kembali ke kisah Mbak Siti ini, di lain waktu saat Pak Joko sedang ke kali selesai melihat perahu miliknya, entah karena lupa atau karena tidak tau kalau Mbak Siti sudah meninggal. Saat itu Pak Joko melihat Mbak Siti sedang ada di kapal milik suaminya, Pak Joko pun heran dan bertanya kepada sosok tersebut.

Read Another Stories:

“Nduk, kamu ngapain malam-malam begini kok di sini sendiri? Sudah malam loh”.

Namun yang di tanyai hanya bergeming sambil menata jala yang ada di kapal tersebut, tangannya terlihat sibuk memegangi jaring. Saat itu sekitar pukul 21:00 WIB. Karena tak mendapatkan jawaban Pak Joko terus berjalan pulang sembari heran kenapa Mbak Siti jam segini ada di kapal. Saat berjalan pulang Pak Joko bertemu dengan temannya yang hendak ke kali juga sebut saja Pak Iman, lalu Pak Joko menceritakan kejadian barusan kepada Pak Iman. Pak Iman pun kaget bercampur ngeri saat mendengar cerita tersebut dari Pak Joko.

“Jok, kamu gak tau apa kalau Mbak Siti itu sudah meninggal? Terus gimana ceritanya bisa ada di sana?”.

Pak Joko yang mendapat cerita tersebut langsung shock dan memilih berlari pulang bersama Pak Iman yang memilih membatalkan niatnya ke kali karena takut juga akan bertemu dengan sosok tersebut.

Di lain hari ombak sedikit besar, di saat seperti ini biasanya pemilik kapal akan sering melihat kapalnya dan menguras air laut yang masuk di kapal karena cipratan ombak untuk menghindari tenggelamnya kapal. Saat itu Yuda hendak menguras air di kapalnya, tapi saat di tengah jalan Yuda bertemu dengan Sosok Mbak siti yang sedang membuang sampah dengan rambut tergerai seperti kebiasaannya saat masih hidup dulu, Yuda yang kaget langsung lari tunggang langgang pulang ke rumah membatalkan niatnya dan menyuruh bapaknya saja yang ke kapal sembari menceritakan yang ia temui barusan.

Saya sedikit penasaran dengan desas desus sering munculnya sosok mirip Mbak Siti lalu menanyakan ke tetangga saya yang saat itu kebetulan juga ikut rombongan tilik rumah. Saat itu sekitar pukul 20:00 WIB, kami berbincang di depan rumah dan tetangga saya membenarkan kejadian tersebut, kami terus bercerita sampai tiba-tiba lampu rumah saya mati, tak tau kenapa padahal saya tak menyalakan apapun. Hanya lampu, jadi aneh saja kalau dayanya tak kuat. Tidak tau kenapa tiba-tiba juga saya merinding, begitu pula dengan tetangga saya.

“Aduh Mbak, gimana ini kok malah mati lampu saya? Gak berani masuk rumah kalau begini” ucapku takut.
“Gak apa-apa, tak temanin sampai suamimu pulang disini” ucap tetangga saya.

Saya sedikit lega karena ada teman, sedangkan suami saya saat itu sedang ada musyawarah Desa. Membahas apa saja langkah ke depan untuk kemajuan Desa. Setelah suami saya pulang langsung saja sakelar di nyalakan, dan tak ada masalah dengan lampu di rumah, semua kembali menyala dan normal seperti biasa.

“Kok jadi horor gini ya Mas? Kasihan Mbak Siti kenapa sering muncul, apa ada yang ingin di sampaikan ya? Kenapa tak di tanyakan ke ustadz atau kiyai ya?” tanyaku ke suami.
“Entahlah, biarkan saja. Mungkin suaminya juga sudah berusaha. Mungkin almarhumah belum ikhlas meninggalkan anaknya yang masih kecil kecil” ucapa suami menenangkan.

Semakin lama semakin jarang saya mendengar kemunculan sosok almarhumah. Ya, semoga beliau sudah benar-benar tenang disana dan di lapangkan kuburnya, serta keluarga yang di tinggalkan di beri ketabahan lebih. Sekian dari saya.

Nb: nama tokoh dah tempat semua saya samarkan menggunakan nama pengganti untuk menghormati almarhumah.