Penyihir Jahat Monroe: Hannah Cranna

Cerita Hantu > Urban Legends > Penyihir Jahat Monroe: Hannah Cranna

Ketika Hannah Cranna masih hidup, dia dikenal sebagai “penyihir jahat Monroe” reputasi yang terus mengikutinya selama lebih dari 150 tahun setelah kematiannya. Tidak seperti penyihir lainnya, kisah Hannah Cranna tidak berakhir di ujung jerat atau abu di sekitar tiang pancung. Hannah Cranna menjalani kehidupan yang nyaman di propertinya di dekat tempat bernama Cutlers Farm Road di Monroe. Hannah Cranna meninggal karena kematian biasa ketika dia berusia 77 tahun.

Kehidupan Hannah Cranna tidak sepenuhnya biasa atau dia tidak akan dikenal hari ini. Hannah Cranna dikenal karena diduga mengolesi seni hitam. Menurut cerita, orang-orang mengatakan reputasinya sebagai penyihir tidak dimulai sampai suaminya Kapten Joseph Hovey meninggal. Hannah Cranna nama sebenarnya adalah Hannah Hovey tetapi dia mendapat nama Hannah Cranna saat dia masih hidup. Orang-orang menyalahkan Hannah Cranna karena terlibat dalam kematian suaminya.

Kisah kematian suaminya terjadi seperti ini, pada suatu malam Kapten Hovey berjalan-jalan dan entah bagaimana jatuh dari tebing yang mengakibatkan kematiannya. Tidak ada yang percaya bahwa Kapten Hovey bisa saja jatuh dari tebing sehingga desas-desus mulai beredar bahwa Hannah Cranna entah bagaimana telah menyihir Kapten Hovey menyebabkannya menjadi linglung dan bingung sampai dia secara tidak sengaja jatuh menuju kematiannya.

Read Another Stories:

Setelah Hannah Cranna menjadi janda perilakunya berubah. Dia sering menuntut agar tetangga memberinya makanan dan kembang api gratis dan jika mereka menolak untuk memberikan barang-barang yang dia minta dia akan bergantung pada reputasi penyihirnya dan mengancam mereka. Sebuah cerita yang saya dengar adalah bahwa ketika salah satu istri petani setempat telah menyangkal permintaan Hannah Cranna untuk pai panggang yang baru, Hannah mengutuknya dan wanita miskin itu tidak pernah bisa membuat kue lagi.

Cerita lain berlanjut bahwa setelah Hannah menangkap seorang pria sedang memancing ikan trout di sebuah sungai di tanah miliknya tanpa izin, Hannah mengutuk si nelayan dan pria itu tidak pernah menangkap ikan lagi. Kisah berlanjut dan Hannah Cranna terus mengutuk orang.

Hannah Cranna memiliki sebuah rumah di Craig Hill yang dikatakan dijaga oleh ular di mana dia akan membantu orang-orang yang telah memuliakannya dan menumpahkan kesengsaraan pada orang-orang yang berani melintasinya. Dikatakan bahwa Hannah Cranna memelihara seekor ayam jago yang bernama Boreas Tua. Tak lama setelah ayam itu berkokok, pada kokokan terakhir, Hannah mengatakan kepada tetangganya bahwa kematiannya sudah dekat. Dia mengatakan kepada tetangganya, “Peti matiku harus dibawa dengan tangan ke kuburan. Dan aku tidak boleh dimakamkan sebelum matahari terbenam.” Hannah Cranna meninggal pada hari berikutnya.

Ketika salju turun dengan lebat, penduduk setempat memutuskan untuk mengabaikan instruksinya dan malah mencoba menarik petinya ke atas salju dengan kereta luncur. Tetapi begitu mereka mulai menarik peti mati ke arah kuburan, peti mati jatuh dari kereta luncur dan meluncur sepanjang jalan kembali ke pintu depan rumahnya. Mereka mencoba beberapa kali tetapi gagal setiap kali mencobanya.

Mereka kemudian memutuskan untuk menghindari kemarahan supranatural dari Hannah Cranna dan memutuskan untuk hanya membawa peti matinya ke kuburan dengan tangan. Setelah banyak berjuang, mereka akhirnya membawa Hannah Cranna ke dalam kuburnya dan setelah matahari terbenam. Setelah selesai menguburkan Hannah Cranna, penduduk setempat kembali ke rumah Hannah dan menemukan rumah itu telah dilalap api.