Suara Dari Ruang Jaksa Oppa Jaehyung

Assalamualaikum … salam sejahtera bagi semuanya. Ketemu lagi dengan Bismi Jasein pastinya. Yapp langsung ke ceritanya ya. Di cerita kali ini mari kita on the way kembali ke Negeri Ginseng, yapp apa lagi kalau bukan Negara Korea. Pernah ku ceritakan sebelumnya kalau pamanku menikahi seorang perempuan Korea bernama Jinggo, alhasil bibi Jinggo memiliki seorang adik laki-laki yang bernama jaehyung.

Aku sih biasa nya manggilnya Oppa, hahah gak tau kenapa ya mungkin karena sudah terbiasa kali ya. Nah Oppa Jaehyung merupakan seorang Jaksa, mungkin dia tak pulang selama beberaoa bulan dikarenakan agenda sibuknya itu. Jika sempat dia hanya pulang sekitar sehari selama satu bulan. Wah, apakah sebegitu sibuknya sebagai seorang Jaksa? Entahlah 😂

Jadi kejadian ini terjadi di tahun 2018, di awal libur semester seperti biasa aku dan paman awir mengunjungi paman Aulia ke Korea dan hari itu juga merupakan hari dimana Oppa Jaehyung pulang sebentar ke rumah.

Lantas saja aku langsung di sambut dengan pelukan hangat Oppa yang tampan ini.

“ė˜¤ëš ëŠ” 늘 바ė˜ë‹¤ęŗ  ėƒę°í•´ (oppaneun neul bappeudago saeng-gaghae/aku pikir Oppa selalu sibuk)”, kataku padanya.

“너ëĨŧ 만날 ė‹œę°„ė„ 내 ė¤„ę˛Œ (neoleul mannal sigan-eul nae julge/aku akan menyempatkan waktu untuk bertemu denganmu)”, jelasnya yang membuatku tersenyum.

Kami pun makan siang bersama, hingga Oppa Jaehyung mengajakku untuk mengunjungi kantor jaksanya, bukankah itu terlalu berlebihan? Masa anak SMA singgah di kantor jaksa 😂 bukankah itu agak canggung nantinya? Karena di paksa oleh Oppa dan bibi Jinggo juga, alhasil aku langsung gasken ke kantor jaksa Oppa Jaehyung.

Ruangan yang mewah dan luas, tapi bukankah terlalu hening? Seakan ada seseorang yang memperhatikanku di ruangan itu.

“ė•‰ė•„ė„œ ė˜¤ëš ę°€ ėĸ‹ė•„하는 ėŧ€ė´íŦëĨŧ 가ė ¸ë‹¤ ė¤„ ęą°ė˜ˆėš” (Duduklah, Oppa akan membawakan kue kesukaanmu)”, kata Oppa sambil berjalan keluar ruangan.

Aku melihat ke sekeliling, tumben banget si Oppa ngajak aku ke ruangannya, kemudian aku melihat ke sebuah ruangan kecil di sisi kiri ruangan besar ini. Bukankah ruangan itu terkunci? Aku terlalu fokus hingga suara tertawa terdengar di telingaku.

Suara tertawa wanita yang nyaring, hingga aku mulai menutup telingaku dengan sebelah tangan, ahh mungkinkah itu suara dari luar. Tapi kenapa aku merasa suara tertawa itu berasal dari ruangan kecil itu?

Aku beranjak dari sofa, dan mulai mendekati pintu ruangan tersebut. Suara tertawa itu berhenti, hal ini membuat denyut jantungku berdegup lebih cepat dari biasanya. Aku gemetar, keringat dingin telah keluar. Aku memegang gagang pintu, dan ahh rupanya terkunci.

Aku melihat ke bawah lantai dan hal inilah yang membuatku syok bukan main, aku melihat rambut di sela-sela bawah pintu. Lantas saja aku terjatuh ke lantai dengan muka yang pusat pasi. Kemudian Oppa datang, dan langsung menghampiriku.

“뭐하는거ė•ŧ? ė•„ ė  ėžĨ,ė´ ë°Šė— 대해 말하는 깸 ėžŠė—ˆ ė–´ (apa yang kamu lakukan? Ahh sial aku lupa memberitahu mu tentang ruangan ini)”, katanya sambil membantuku untuk bangun.

Oppa tau bahwa diriku syok, maka dari itu ia langsung saja membawaku keluar dari kantor dan lekas masuk mobil. Entah kemana tujuan Oppa, hingga beberapa menit kemudian ternyata Oppa membawaku ke taman, dia sungguh keliru tidak memberi tahuku tentang ruangannya itu.

Kata Oppa ruangan kecil yang ada di ruangan jaksa itu sudah lama tidak di buka. Bahkan sebelum Oppa menjadi jaksa, ruangan kecil itu sudah ada. Entah ada apa dengan ruangan itu. Oppa juga pernah mendengar suara tangis di malam hari saat Oppa kerja lembur. Bahkan suara orang memukul-mukul dinding, bahkan suara tertawa yang ku dengar tadi.

Sungguh itu suatu kejadian yang membuatku grogi untuk kembali lagi ke ruangan jaksa Oppa jaehyung. Niat Oppa membawakan diriku ke kantornya karena ia hanya ingin menepati janjinya dulu kepadaku.

Memang sih dulu aku pernah merengek padanya agar membawaku ke ruangan jaksanya di suatu hari nanti dan hari yang kutunggu sama sekali tidak baik buat denyut jantungku.

Apalagi kondisi hujan rintik-rintik dan langit yang lumayan hitam menambah kesan horor atas kejadian di ruangan jaksa tadi, wah agak ngeri juga ya ruangan jaksa Oppa Jaehyung.

Ok sekian dari ceritaku. Thank for you yang sudah baca. Wassalamu’alaikum.

Ig: @Bismi_jasein1108
Wa: 0813 7040 0622