Taman Chanye Seoul Korea

Home > Cerita Hantu Korea > Taman Chanye Seoul Korea – 372 reads

Assalamualaikum dan selamat membaca, salam dariku Bismi from Aceh. Kejadian ini sudah lama aku alami yaitu di tahun 2018 tepatnya saat itu aku masih kelas 2 SMA. Pernah aku ceritakan sebelumnya kalau pamanku yang bernama Aulia menikahi seorang perempuan Korea bernama Jingo dan memiliki tiga anak bernama Taehyung, Joo gun, dan Aunmi. Makanya aku sering bolak balik dari Indonesia dan Korea ya sekedar menjumpai para sepupuku asal Korea itu.

Di tahun 2018 tepatnya bulan april. Aku dan Paman Awir ingin menjenguk Paman Aulia di Korea Selatan. Setelah memesan tiket pesawat dan jadwal yang di berangkatkan adalah pukul 9.36 besok pagi. Setelah sampai di Bandara Seoul, akhirnya paman Awir menelepon paman Aulia mengatakan kalau kami sudah tiba di Seoul.

“Bogaho ndoabge kelabid Bismi hsowbpa burvo Aulia diojaa kdoehb (Tunggu sebentar Bismi paman ingin ke depan melihat paman Aulia)”, begitulah paman Awir berbicara padaku dengan bahasa Korea nya.
“Nee, boahe hobroa ugel (baik, jangan lama)”, jawabku.

Read Another Stories:

Setelah beberapa menit kemudian akhirnya paman Awir dan paman Aulia datang.

“Bsohroab hdowb Bismi hdobvap hyekbsiwblu hkeba (Akhirnya keponakan Paman si Bismi Cantik datang juga)”, begitulah kata paman Aulia.
“Boga soreato Ita Ki gatiopa (jangan merayuku)”, jawabku.

Akhirnya kami bergegas pergi ke rumah paman Aulia di Seoul, ouhhh sungguh aku tak ingin kembali ke Indonesia, aku sungguh menjadi pusat perhatian di bandara Seoul, kenapa tidak? Muka ala Korea campur Indo ditambah dengan balutan hijab ini membuatku di pandang aneh oleh orang-orang Korea.

Tak lama dalam perjalanan rumah paman Aulia akhirnya tiba juga, saat baru saja memasuki rumah Bibi Jinggo langsung saja memelukku dan mengajakku makan malam bersama. Setelah makan malam usai aku mengajak Taehyung sepupu tampanku itu untuk jalan-jalan keluar rumah di malam hari. Oh iya Taehyung ini cuma beda setahun denganku, aku yang pada saat itu kelas 2 SMA maka Taehyung kelas 1 SMA, tapi dengan muka tampan putih badannya aduhai dan tinggi membuatnya seperti yang lebih tua dariku. Ya seperti aku adiknya bukan kakaknya 😂😂

Ouhh iya rumah paman Aulia ku ini dekat dengan sebuah taman kecil bernama Chanye, kata orang-orang taman Chanye ini lumayan angker kalau di malam hari, jadi aku kepo ingin kesana, karena semenjak aku di korea tahun lalu, aku tak pernah mendatangi taman Chanye itu dan katanya lagi di samping taman Chanye itu terdapat pemakaman orang China atau agamanya di sebut apa ya Khonghucu kalau gak salah.

Akhirnya aku dan Taehyung mendatangi taman Chanye, hanya ada beberapa orang yang menduduki bangku taman. Kalau gak salah ya sekitar 5 atau 6 orang saja yang terlihat berada di taman.

“Nadia Euonmi kotaew jpoyta iutaka hijseopa jdlai (Kaka Nadia aku ingin ke depan membeli cemilan)”, begitulah kata Taehyung.
“Nee, boga seokatjdo Jonah (baik, jangan lama)” jawabku.

Taehyung memang memanggiku dengan nama Nadia, jadi namaku kan Bismi Nadia, mungkin lidah Korea nya Taehyung lebih mudah mengucapkan Nadia dari pada Bismi, jadi bibi Jingo, Joo gun, aunmi, dan Taehyung memanggil ku dengan nama Nadia, keluarga bibi Jingo juga gitu.

Aku menunggu Taehyung di salah satu kursi taman yang di atasnya terdapat satu pohon bunga merah besar, aku tak tau bunga apa itu.

Baru kusadari ternyata tak jauh dari tempat dudukku itu terdapat pemakaman orang Khonghucu, sungguh aku ingin berlari dan bergegas pergi dari situ. Tapi anehnya aku tak bisa mengerakkan tubuhku, rasanya tubuhku berat tak bisa di gerakkan.

Keringat dingin mulai keluar dari sela-sela hijabku, aku sudah pucat pasi saat itu, ingin rasanya aku melihat ke atas pohon bunga itu, saat kepala diriku sudah bisa di gerakkan, aku langsung saja melihat ke atas pohon, dan terlihat sekelebat bayangan hitam mengantung di atas pohon bunga itu, bayangan hitam panjang yang kepalanya menghadap ke bawah memandang wajahku. Aku teriak sekencang yang aku bisa saat itu, apalagi di area tempat dudukku ini lampunya sudah di matikan sekitar 9 detik yang lalu, jadi agak gelap saat aku melihat bayangan itu hanya ada penerangan kecil dari area taman chanye sebelah lain. Orang-orang di taman akhirnya sibuk mencari asal suara ku itu, karena gelap agak lama mereka menemukanku. Aku pun tersungkur ke atas tanah, sungguh seperti ada yang menjambak rambutku dari arah depan, hingga hijabku terlepas dan rambutku akhirnya terlihat.

Orang-orang berdatangan dan membantuku agar berdiri serta membawaku ke tempat terang. Hijab ku pakai kembali sambil tanganku masih saja gemetar tak tau bagaimana lagi. Setelah tenang akhirnya aku menceritakan pada mereka apa saja yang baru kulihat tadi.

Dan kata Oppa Baek, orang yang menolongku itu memang taman Chanye ini lumayan seram kalau di malam hari, bahkan area taman yang kududuki itu lumayan seram bahkan di siang hari saja tak ada yang mau mendatangi apalagi menduduki taman chanye di area itu. Apakah sepupumu tidak menceritakannya? Begitulah perkataan Oppa Baek.

Tak lama kemudian Taehyung datang sambil ngos-ngosan seperti baru saja berlari dan orang-orang memarahinya mengatakan mengapa meninggalkanku sendirian. Taehyung meminta maaf padaku dan mengatakan ia tak sadar membawaku ke taman Chanye area pohon bunga itu. Sungguh ia menyesal, ia baru tersadar saat ia kembali ke tempat tadi, ia juga melihat sekelebat bayangan hitam tadi di atas pohon. Maka dari itu Taehyung mencariku sambil berlari ketakutan.

Baiklah aku juga tak bisa salahkan
Taehyung atas perihal menyeramkan yang ku alami itu. Aku pun mengucapkan terima kasih pada Oppa Baek, Oppa okuyu, Oppa kait, dan Euonmi Kim so hyang, mereka berempat lah yang membantuku tadi, bahkan sekarang kami sering bertukar kabar lewat sosmed.

Saat tiba di rumah aku bertanya-tanya pada bibi Jingo ada apa dengan taman Chanye itu lebih tepatnya pada pohon bunga merah itu dan kata bibi Jinggo dulu pas bibi Jinggo masih SMP ada seorang gadis SMA yang bunuh diri di atas pohon bunga itu, mungkin juga ia gentayangan. Dulu di tahun 2014 taman Chanye akan di tutup tapi entah kenapa tak jadi dilakukan oleh pemerintah Seoul.

Dan keesokan harinya saat diriku melewati taman Chanye dan lebih tepatnya aku melihat ke arah pohon bunga itu, agak merinding sumpah pas melihatnya. Agak bening sepi, bahkan dedaunan yang terjatuh lebih menambah kesan horor di area taman Chanye itu. Sungguh aku tak ingin lagi mengunjungi taman Chanye itu.

Dan seringkali Taehyung menakutiku dengan berkata bahwa ia akan mengajakku ke taman Chanye lagi jika aku mau ke Korea. Nah itulah kejadian ngeri menurutku saat dirirku berada di Seoul Korea Selatan di tahun 2018.

Dan di tahun 2020 ini aku dengar dari Aunmi sepupuku di Korea itu ya lebih tepatnya adiknya Taehyung, ia berkata kalau bulan Januari lalu taman Chanye telah ditutup dan bahkan pohon bunga tempat kejadian yang ku alami itu telah di tebang. Ouhhh baguslah, dan besok-besok kalau ingin mengunjungi Taehyung lagi tak usah melewati taman Chanye itu lagi.

Hehhee sekian ceritaku, thanks for all yang sudah baca. Sekian and thank you. Yang mau kenal Taehyung aku sisipkan di bawah ya, tapi Taehyung sekarang kuliah di universitas Waseda Tokyo Jepang. Dia sudah punya kekasih asal Swiss 😅 tapi gak apa-apa tah untuk jadi teman saja ya.

Kalau Joo gun sekarang masih SMA kelas 2, kalau Aunmi adik perempuan Taehyung sekarang kelas 3 SMA di Amerika. Kalau mau nama Ig mereka juga aku sisipkan di bawah ya.

Wa: 081370400622
Ig: bismi_jasein1108
Ig Taehyung: Seooeon_Taehyung2810
Ig Aunmi: Seohuna_Aunsmioewa072