Pulang Kemalaman

KCH > Cerita Hantu > Pulang Kemalaman

Sore itu aku siap-siap mau JJS (jalan-jalan sore) ke alun-alun Sindangbarang, aku sudah siap dengan motor matic beat ku. Pas banget karena sore itu hari sabtu dan ntar malam adalah malam minggu, aku berencana mau JJS saja siapa tau dapat cewek disana..hehe.

Ku pacu motorku dengan cepat agar cepat sampai di tujuan, dan akhirnya sampai juga. Wah ternyata banyak juga pemuda-pemudi yang nangkring disini, ada yang pacaran, ada yang sendirian, dan juga ada juga yang kumpul sama kawan.

“Sial nasibku hari ini aku jomblo,” kataku, ya sudahlah gak apa-apa jomblo juga yang penting banyak cewek yang suka sama aku..hehe.

Read Another Stories:

Aku cari warung disana buat sekedar nongkrong, pas banget aku menemukan kedai kopi di sebelah alun-alun Sindangbarang. Ku parkirkan motorku, dan turun dari motorku terus berjalan menuju warung, wah ramai juga ternyata banyak remaja disini. Ku pesan secangkir kopi dan duduk santai sejenak, ku buka ponselku dan kumainkan game mobile legend, tak terasa waktu sudah menunjukan jam 22.30 Wib.

Waktunya aku pulang nih “gumamku”. Setelah pamit ke pemilik kedai kopi itu aku langsung selah motor. Pas ditengah jalan tiba-tiba motorku mendadak mati, ku starter gak mau hidup juga, pas ku periksa bensinnya ternyata habis. Duh sial malam ini “gumamku” gimana nih. Mana ditengah hutan lagi, belum sampai ke kampung selanjutnya untuk menemukan pom bensin.

Sudah 2 jam lamanya aku mendorong motorku, masih belum juga aku melihat pom bensin. Aku memutuskan untuk istirahat sejenak dan duduk dimotorku, aku kaget dan tersadar, pas ku lihat di sepanjang jalanan ini hutan, pas kulihat jam di hp ku ternyata sudah jam 23.44 Wib.

Aku mulai ketakutan dan panik, dari kejauhan aku seperti melihat seseorang yang berdiri sambil melambaikan tangannya, tampa rasa curiga ku dekati orang itu.

Pas ku samperin “Arrgh” ternyata dia kuntilanak yang menyeramkan, rambutnya panjang, bajunya juga lusuh dan mukanya hancur. Sontak aku kaget dan lari menuju motorku yang terparkir di tepi jalan, dia mengikutiku dan tertawa cekikikan sambil melayang.

Aku tak sadar mendorong motorku sampai kencang, dari kejauhan aku melihat pom bensin, alhamdulilah hatiku lega. Pas kulihat kebelakang kuntilanak itu tidak mengejarku. Sesampainya di pom bensin, langsung ku isi bensin motorku dan pulang. Tamat…

Fb: Irwan Maulana