Lubang Saluran Pembuangan

Home > Cerita Horor > Lubang Saluran Pembuangan – 686 reads

Setelah istirahat makan siang, beberapa guru mengumumkan bahwa sekolah akan melaksanakan latihan pemadaman api. Beberapa saat kemudian saat bel sekolah berbunyi Carmen dan siswa-siswi lainnya keluar dari kelas dan berkumpul di lapangan sekolah. Selagi guru sedang mengabsen siswa satu persatu untuk mencoba melakukan pemadaman, sebuah kelompok yang terdiri dari 5 orang siswi memutuskan untuk mempermalukan Carmen didepan umum, mereka mencoba berdiri didekat Carmen, didekat saluran pembuangan, saat itu mereka mencoba membuatnya terdesak ke dekat lubang itu.

Dengan sengaja mereka mendorongnya, membuat Carmen tersandung dan jatuh kedalam lubang tersebut. Saat melihat Carmen terjatuh siswi-siswi tersebut mulai tertawa kecil, dan saat nama Carmen disebut mereka berkata “dia di dalam saluran pembuangan”.

Mendengar hal tersebut semua siswa tertawa, saat itu juga guru turun kedalam saluran tersebut dan melihat tubuh carmen yang terbaring penuh dengan kotoran dibawah sana. Tetapi semua tawa itu tiba-tiba terhenti ketika mereka sadar bahwa kepala Carmen telah terputar 180 derajat dan wajahnya penuh dengan darah. Mendapati hal tersebut para guru tidak bisa berbuat apa-apa. Carmen telah tewas. Setelah polisi datang ke lokasi tersebut dan melihat tempat kejadian perkara, mereka menyatakan bahwa leher Carmen patah dan kepalanya terputar karena menghantam anak tangga saat ia terjatuh.

Read Another Stories:

Setelah itu polisi mengeluarkan jasad Carmen dari bawah sana untuk dikirim dan dilakukan otopsi. Para siswa pun harus tetap berada disana saat polisi meminta keterangan dari para saksi mata. 5 siswi yang terlibat tersebut berbohong kepada polisi bahwa mereka melihat Carmen jatuh sendiri karena tersandung. Akhirnya kasus pun ditutup.

Beberapa bulan kemudian teman-teman sekelas Carmen mendapat sebuah e-mail asing di akun MySpace mereka. E-mail tersebut bertuliskan “mereka mendorongnya ke lubang saluran pembuangan” dan menyatakan bahwa Carmen jatuh bukan karena tersandung sendiri tetapi ia telah di dorong. E-mail ini juga mengancam para pelaku untuk bertanggung jawab dan mengakui kesalahan mereka dan apabila tidak maka akan ada hal buruk yang terjadi. Tapi sayangnya banyak orang yang menganggap email ini hanyalah hoax dan beberapa lainnya masih ragu.

Beberapa hari kemudian, saat seorang siswi sedang mandi, ia mendengar sebuah tawa yang sangat aneh dan suara tawa tersebut berasal dari lubang saluran pembuangannya, karena ketakutan siswi tersebut menyelesaikan mandinya dan kemudian lari menuju kamarnya. Pada malam harinya ia mengucapkan selamat tidur kepada ibunya kemudian ia pun tertidur.

Beberapa jam kemudian ibu dari siswi tersebut terbangun karena mendengar sebuah suara yang nyaring dari dalam rumahnya, mendengar hal tersebut sontak ia langsung lari menuju kamar anaknya. Tetapi tidak ada siapa-siapa disana. Dengan rasa khawatir ia menelepon polisi malam itu untuk mencari putrinya yang hilang tanpa jejak.

Setelah dilakukan pencarian ternyata sangat mengejutkan. Siswi tersebut ditemukan tidak bernyawa di lubang saluran pembuangan dekat rumahnya. Badan yang penuh dengan kotoran, kepala yang patah dan terputar bahkan wajahnya hancur. Hampir sama dengan kondisi Carmen saat ditemukan seiring berjalannya waktu satu persatu teman-teman Carmen hilang dan ditemukan dalam kondisi yang sama dan di lokasi yang sama di sebuah lubang saluran pembuangan yang tak tertutup.

Mereka berkata bahwa sampai saat ini arwah Carmen masih melakukan pembunuhan bagi siapapun yang tidak mempercayai kisahnya. Dia terus mengawasimu, menunggumu tidur dan saat kau terbangun dirimu berada di sebuah saluran pembuangan.

Di dalam kegelapan. Pusing. Tidak bisa bergerak. Mendengar sebuah tawa kecil yang aneh dan mengerikan dari satu sisi. Dan pada saat kau berteriak, Carmen akan mematahkan dan memutar kepala kamu.