Banyak Pengalaman yang di Alami Mamaku

KCH > Kisah Nyata > Banyak Pengalaman yang di Alami Mamaku

Halo semua! Kali ini aku akan menceritakan pengalaman yang di alami mamaku. Sebenarnya mamaku sering mengalami kejadian menyeramkan, tetapi semua pengalamannya akan ku ceritakan secara ringkas pada cerita kali ini.

1. Setelah menikah, mama dan ayahku memilih untuk mengontrak saja dan tidak tinggal bersama kakek dan nenekku agar lebih mandiri. Mama dan ayahku sering berpindah-pindah kontrakan, kira-kira sudah tiga kali pindah kontrakan. Tetapi mereka mengontrak tidak jauh dari rumah kakek dan nenekku. Saat mengontrak di rumah kontrakan pertama, aku belum lahir.

Ketika mengontrak di rumah kontrakan kedua, aku sudah lahir. Kami mengontrak di rumah kontrakan kedua itu sampai aku balita. Saat mengontrak di rumah kontrakan ketiga, yang aku bilang rumah yang bekas pohon pete di tebang itu. Di situ mamaku sering mengalami kejadian aneh. Saat itu aku berusia kira-kira empat tahun, karena hanya beda gang, aku sering main dan menginap di rumah nenekku. Jadi mamaku sering sendiri di rumah apalagi saat ayahku bekerja dan pulang malam.

Read Another Stories:

Saat itu, kira-kira pukul 20.00 malam, aku sedang bermain di rumah nenekku dari tadi pagi. Mamaku sedang sendiri di rumah karena ayahku bekerja lembur hari itu. Mamaku sedang mencuci piring di kamar mandi yang letaknya dekat pintu masuk rumah. Mamaku sengaja tidak menutup pintu kamar mandinya karena waktu itu lampu kamar mandinya sedang rusak jadi agar mendapat cahaya dari lampu di luar kamar mandi.

Saat sedang mencuci piring yang terakhir, mamaku merasa ada orang yang berdiri di pintu kamar mandi karena cahaya dari luar kamar mandi jadi agak redup. Mamaku pikir ingin membalikkan badannya setelah selesai mencuci semua piring saja. Setelah semua piring selesai di cuci, mamaku menengok ke belakang namun tidak ada siapa-siapa. Mamaku segera keluar dari kamar mandi dan melihat ke sekeliling ruangan di luar kamar mandi.

Betapa kagetnya mamaku saat melihat ke sudut ruangan, mamaku melihat sesosok orang bertubuh besar sampai menyentuh atap. Mungkin itu sosok yang di sebut genderuwo. Mamaku buru-buru keluar rumah karena saat itu jarak mamaku dan pintu keluar tidak terlalu jauh. Mamaku langsung berlari ke rumah nenekku dengan sangat panik dan ketakutan. Mamaku menceritakan yang di lihatnya kepada nenekku. Nenekku memperbolehkan mamaku menunggu di rumahnya sampai ayahku pulang.

2. Sebelum tinggal di rumah yang sekarang aku tempati, dulu keluarga kakek nenekku tinggal di rumah yang di buat oleh kakekku saat pertama kali menikah dengan nenekku, tetapi rumahnya juga sudah lebih bagus. Di rumah lama kami, aku masih kecil, kira-kira usiaku baru 3 tahun. Jadi tentu saja adikku dan adik sepupuku belum pada lahir.

Saat itu, tepatnya malam takbiran, mamaku sedang membersihkan rumah, nenekku juga membantunya sebentar dan kemudian membaca Al-Qur’an. Sedangkan aku tidak membantunya karena sedang tidur sendirian di kamar. Ayahku sedang di kamar mandi, kakekku sedang menonton TV di kamarnya, sedangkan wateku sedang bekerja dan waktu itu belum menikah. Saat sedang membersihkan bagian ruang keluarga, mamaku melihat sekilas sosok bayangan putih tinggi berlari cepat sekali dari arah kamar mandi ke arah kamarku.

Mamaku pikir itu ayahku sudah keluar dari kamar mandi. Ternyata setelah mamaku cek di kamarku aku masih sendirian di kamar dan tak ada seorang pun kecuali aku di kamar itu. Mamaku diam saja dan beristighfar. Kata nenekku kalau malam takbiran memang sering terjadi kejadian aneh.

3. Kejadian ini terjadi saat kami sekeluarga besar dengan nenek dan kakekku sudah pindah rumah yang sampai sekarang masih aku tempati. Saat itu, siang hari saat aku dan adikku sedang sekolah, mamaku sedang memasak sendiri di dapur. Sedangkan ayahku sedang bekerja, dan nenekku sedang pergi ke pasar. Tangga untuk naik ke atas lantai atas rumah berada di dapur. Jadi kalau mau naik ke lantai atas selalu melewati dapur karena tangganya berada di dapur tepat di samping kompor gas.

Mungkin saat itu mamaku lupa bahwa ayahku sedang bekerja. Mamaku pun teriak ke arah lantai atas dan menanyakan ayahku mau makan apa. Tiba-tiba terdengar suara seseorang menjawab “iya”. Mamaku pun biasa saja karena mamaku belum sadar bahwa saat itu tidak ada siapapun di lantai atas. Saat sudah selesai memasak. Mamaku baru tersadar bahwa ayahku sedang bekerja. Mamaku pun langsung ketakutan dan beristighfar. Lantas, siapa yang tadi menyahuti mamaku?

IG: @zhrhkmla
ID Line: kamila_akmal