Tak Seperti Biasanya Menjelang Subuh

Home > Kisah Nyata > Tak Seperti Biasanya Menjelang Subuh – 179 reads

Assalaamu’alaykumm.. Hallo semua, apa kabar? Semoga semua senantiasa di beri kesehatan ya. Lama sekali baru bisa kirim cerita lagi disini. Oke, langsung saja ya.

Jadi kisah ini dialami oleh teman kerjanya suami saya. Kebetulan suami saya adalah seorang nelayan, yang saat berangkat melaut biasanya paling pagi setelah subuh, namun jika jarak yang hendak di jangkau saat mencari ikan agak jauh, terpaksa suami harus berangkat lebih awal yang kira-kira sekitar pukul 03:00 dini hari.

Saat melaut, suami saya biasanya mengajak teman yang kebetulan adalah seorang petani, karena jala yang digunakan lumayan panjang, sehingga jika melaut sendiri akan kesulitan.

Read Another Stories:

Maka dari itu suami sengaja mengajak para petani yang biasanya sedang tidak sibuk dengan tanaman taninya, lumayan bisa menambah hasil dan bisa *menyambi, karena kerja suami saya biasanya dari dini hari sampai sekitar pukul 10:00 WIB sudah pulang, jadi petani tadi bisa mengurus sawahnya di sore harinya.

Kejadiannya sudah beberapa minggu yang lalu, saat itu kebetulan jarak yang di tempuh melaut lumayan jauh sehingga suami dan teman kerjanya sepakat untuk berangkat sebelum subuh. Biasanya teman kerja suami saya memang langsung menuju ke tempat perahu milik kami di sandarkan (tidak ke rumah kami dulu) dan menunggu suami saya di sana.

Saat itu kebetulan perahu sedang di sandarkan di kali muara yang memang terkenal agak angker, dan kebetulan teman suami saya datang lebih awal. Tak seperti biasanya yang sudah ada beberapa orang yang hendak melaut, hari itu entah kenapa sangat sepi, belum ada orang sama sekali, padahal sudah mendekati waktu subuh.

Perasaan teman suamipun mulai tak enak, entah kenapa ada rasa ingin menoleh ke salah satu pohon di tepian kali saat itu, dan benar saja. Sesosok perempuan dengan rambut awut-awutan berbaju putih panjang sedang diam berdiri menatap ke arah beliau, teman suami mencoba bersikap santai saja, tapi tak dapat dipungkiri seluruh tubuhnya membeku dan meremang, karena sosok itu tak beranjak sama sekali dan tetap melihat ke arah beliau.

Untung saja tak lama kemudian terdengar suara sepeda motor suami saya, seketika lega menghampiri. Dan saat menoleh ke arah penampakan tadi, sudah tak nampak lagi sosok wanita tersebut.

“Dul, jam segini kog masih ada gangguan ya.” Ucap teman suami saya saat suami saya sudah di dekatnya.

“Gangguan apa to, Lik?”.

“Itu tadi di situ, ada demit nemenin aku di sini.” Ucapnya sambil menunjuk ke arah penampakan tadi.

“Mosok? Duh kog berani sekali, sudah hampir subuh ini padahal.”

“Laiyo makanya aku heran, wes ayo ndang brangkat.”

Merekapun berangkat melaut sambil terus menceritakan kejadian yang menimpa teman suami saat itu. Hingga saat pulang melaut suami saya langsung bercerita kepada saya mengenai penampakan itu.

Demikian dari saya, maaf kalau kurang berkenan. Salam untuk semua readers. Wassalaamu’alaykumm.