Jangan Pernah Berharap Melihat Mereka

Assalammualaikum wr wb, dan salam sejahtera untuk kita semua, Ini cerita singkat yang pernah aku alami sendiri ketika masih duduk dibangku SMA pada tahun tahun 2016, mungkin tidak seram tetapi aku ingin menceritakannya.

Siang hari sebelum pulang sekolah teman-temanku bercerita tentang makhluk halus, dan tentu saja aku tidak pernah percaya dengan yang namanya “makhluk halus“, karena aku dibesarkan dikeluarga yang tidak percaya takhayul, aku berkata “haha, mana ada yang namanya hantu, kalau beneren ada aku pengen lihat” teman temanku diam dan keadaan jadi senyap karena aku berkata seperti itu.

Keadaan senyap itu pecah dengan bunyi bel pulang sekolah yang lantang, lalu temanku berkata “entah kapan tetapi kamu akan melihat mereka kok”.

Saat malam harinya sebelum tidur aku terpikirkan kata-kata temanku di sekolah tadi tetapi aku berpikir “masa bodo ah, mana ada yang seperti itu”, aku pun tidur.

Pada dini hari sekitar jam tiga aku terbangun dari tidur ku, aku tidak tau kenapa aku terbangun karena biasanya aku tidak pernah bangun dini hari, karena biasanya aku bangun jam 6 pagi. Saat aku bangun pas pula ketika listrik padam (biasanya aku tidur dengan lampu menyala), karena di kamarku ada stiker besar yang terang ketika keadaan gelap jadi kamarku dalam keadaan penerangan yang remang-remang, disaat aku berdiri dan akan mencari senter. Aku tidak tahu mengapa, tetapi dalam penerangan yang remang itu aku melihat seisi kamarku berserakan, baju, buku dan barang-barang yang ada di kamarku berserakan bahkan aku melihat lemari ku jatuh dan meja belajarku patah.

Di saat aku bingung, aku melihat sosok putih di depan ku, dalam keadaan yang belum sepenuhnya sadar aku berpikir kenapa ada perempuan berambut putih dan memakai daster putih di kamarku, juga kamarku kan aku kunci, saat kesadaranku sepenuhnya terkumpul dan melihat sosok wanita tersebut menembus dinding kamarku aku baru sadar apa yang lewat di hadapanku itu, akupun langsung melompat ke kasurku dengan posisi telungkup, dan menutup wajahku dengan bantal, aku berkata dalam hati “tidak mungkin, hal seperti itu tidak ada”.

Sesaat kemudian aku mengangkat kepalaku, dan aku lihat dengan mataku sendiri, aku melihat sosok hitam besar berdiri di pintu kamarku seolah menatapku dan seakan sosok itu tidak memperbolehkanku keluar dari kamar, aku membeku tidak bisa bergerak sedikit pun selagi melihat sosok itu semakin membesar, disaat ketakutan itu aku meraba kasurku dan menemukan senter kemudian ku arahkan senter itu ke arah sosok tersebut dan seketika sosok itu menghilang dan kamarku yang berantakan tadi kembali rapi seperti semula.

Akupun langsung lari menuju kamar orang tuaku menggedor pintu kamar dengan kuat pada jam 3 dini hari, saat mereka membuka pintu, orang tuaku heran melihat wajahku yang pucat, aku menceritakan apa yang terjadi kepadaku malam itu kepada orang tuaku, dan seperti ekspektasiku, orang tuaku tidak percaya akan yang namanya hantu.

Mereka melihat kekamarku dan tidak menemukan kehadiran makhluk halus apapun, ibuku berkata “mungkin kamu hanya mengalami mimpi buruk“, tetapi apa yang ku alami itu terasa sangat nyata bagiku.

Bahkan setelah kejadian itu aku tetap tidak percaya dengan yang namanya makhluk halus atau hantu, dan ketika teman-temanku bercerita tentang hantu, aku hanya diam mendengarkan.

Sekian cerita saya, terima kasih sudah membaca.