Fitnah Berujung Santet dan Teluh

Hallo teman-teman, apa kabarnya? aku harap kalian semua baik-baik aja ya. Kali ini aku akan bercerita tentang kisah nyata yang aku alamin sendiri yaitu ibu kandungku terkena guna-guna santet, barangkali ada beberapa orang yang tidak percaya dengan santet dan guna-guna lainnya, tapi setelah mengalami ini aku percaya dengan yang namanya santet.

Santet itu sangat kejam, jahat, dan yang pasti dosanya ituloh yang dosa banget. Oh iya, perkenalkan nama aku Adi Wijaya sekarang sih aku tinggal di kota Medan, Sumatera Utara. Umurku sekarang 22 tahun. Cerita ini berawal dari jualan mamah aku, jadi mamah aku itu jualan pempek, ya tapi tidak seperti pempek Palembang asli ya, kami racik sendiri mulai dari kuah dan pempeknya sendiri, mamah aku sudah jualan di suatu tempat selama kurang lebih hampir 10 tahun lamanya. Pelanggan sudah banyak, bahkan mall mall terkenal juga ambil makanannya dari usaha kami sih, jadi singkat cerita didepan tempat jualan mama ada orang yang jualan pempek juga, ya tapi beda mereka memakai saos sedangkan kami kuah.

Jadi mereka menyewa jasa dukun untuk penglaris, karena jualan mamah sangat laku sampai banyak orang yang antri jadi si dukun tersebut menutup jualan kami dengan jin yang dia punya. Karena keadaan aku yang kuliah jadi aku sangat jarang ketempat jualan mama, aku bisa melihat “mereka” memang dari kecil jadi ya aku sudah terbiasa dengan keadaan mereka dan juga wujud mereka.

Suatu saat aku ketempat jualan mama, aku melihat ada sosok seperti orang utan yang seperti monyet berwarna kuning emas sedang memeluk stealing atau tempat jualan mamah. Jadi karena aku penasaran aku tanya aja sama jin monyet tersebut.

“Kamu mau ngapain disini?”

“Aku cuman disuruh nutup jualan ini”

“Emangnya mamah aku salah apa sampai tempat jualannya ditutup tuanmu?”

“Aku tidak tau, yang jelas aku disuruh nutup jualan ini oleh tuanku”.

Karena merasa ada yang janggal sewaktu mamah pulang jualan aku langsung memberitahu ada jin yang ganggu, setelah itu ayahku langsung menelpon temannya yang memang sudah sangat mengerti dan paham tentang hal tersebut. Lalu esok harinya temen ayah datang ke tempat jualan dan membersihkan tempat jualan mamah. Karena dengan keadaan yang janggal seperti ini akupun jadi sering ke tempat jualan mamah untuk jaga-jaga kalau masih ada jin kiriman yang mengganggu.

Ternyata beberapa hari kemudian aku melihat dukun yang bolak balik di depan jualan mamah sambil “menanam”, aku langsung bilang ke ayahku bahwasannya ada yang lewat dan menanam “Mereka” ditempat jualan mamah, ayahku langsung menelpon temannya, setelah itu si jin sudah tidak ada lagi.

Hari demi hari terus berlalu seperti itu sampai dengan waktu 2 minggu. ternyata dukun tersebut tujuan menutup jualan kami agar si orang yang jualan pempek disebrang laku, tapi karena alhamdulillah atas bantuan Allah jualan mamah baik-baik saja. Ulah si dukun belum berakhir sampai dengan disini, beliau bilang kepada si penjual bahwasannya kami yang menutup jualan mereka supaya tidak laku. Aku ya saat itu sangat kanget dong, bukannya si dukun ya yang menutup jualan kami, kok malah kami yang di fitnah seperti ini ya? Kami mendapatkan informasi karena ada beberapa orang dekat mereka yang memberitahukan kepada kami.

Akhirnya orang yang jualan disebrang murka, dia bilang keseluruh pedagang di jalan itu bahwasannya kami ini orang jahat yang menutup jualan dia karena takut kalah saing. Selah kejadian tersebut maka gencatan-gencatan dukun mereka semakin menjadi-jadi, mereka menyewa dukun untuk menutup jualan kami, bahkan sampai ada dukun-dukun yang disebrang duduk tetapi ya ngirim jin mereka untuk nutup jualan mamah. Karena memang keadaan semakin gawat, Pak Anto temannya ayahku menyarankan kami semua untuk belajar mengasah kami, semua mengenai hal hal gaib, sedikit info kami ini satu keluarga memang sudah turun temurun bisa melihat “mereka” tapi kami tidak begitu memperdalamnya, nah setelah kejadian ini kami semua belajar mengasah diri supaya lebih awas kepada serangan-serangan yang akan datang ke tempat jualan, ya termasuk saya sendiri sih jadinya lebih terasah lagi.

Benar saja, hal yang kami takutkan terjadi, mereka sudah bukan mengincar tempat jualan tapi mengincar nyawa kami semua. Mereka menyewa dukun untuk menyakiti kami semua satu keluarga, kalau orang jawa bilang sih santet “Pring Sedapur” santet yang menghabisi satu keluarga. Mereka menyewa dukun santet bukan hanya satu tapi banyak sekali. Sampai akhirnya pak Anto kewalahan karena saking banyaknya serangan puluhan ribu jin yang menyerbu. Pak Anto pun tumbang terkena serangan para jin, aku pun terkena serangan serangan mereka, terutama mamah sih sampai susah berjalan, kepala sakit, ya semua tubuh sakit semua sih.

Akhirnya aku pun bertemu dengan teman-teman SMK sekolahku dulu dan aku menceritakan kepada mereka bahwa keluargaku menjadi incaran dan juga sudah sangat berbahaya, teman-teman sekolahku ini orang yang mempunyai kelebihan tentang hal hal gaib juga jadi sampai sekarang kami perang terus dan berusaha terus melawan santet kiriman.

Mulai dari tahun 2018 sampai dengan 2021 sekarang kami masih aktif untuk perang melawan santet. Dan itu juga yang membuka hati kami untuk membantu sesama yang terkena gangguan santet kiriman.

Kalau dijelasin lagi sih sebenarnya masih banyak banget ya ceritanya, tapi mungkin ini saja cukup kali ya hehe, jadi buat kalian yang bertanya apakah ada santet yang baik? Jawaban saya Tidak, karena tujuan santet adalah menyakiti korbannya, santet tidak ada yang baik. Terimakasih semuanya yang sudah mau membaca, semoga kalian selalu sehat sehat sampai sekarang.

Oh iya buat kalian yang mau berteman juga boleh nih follow ig aku ya hehe.

Instagram: @Adii.Wijayaa

Terimakasih.