Tamu Tak Diundang Saat Khitanan

Assalamualaikum. Langsung saja ke inti cerita biar ga cape bacanya…!!

Cerita ini memang bukan pengalaman pribadi melainkan pengalaman dari orang tua, ya mungkin aku juga jadi tokoh utamanya dalam cerita ini.

Kejadian ini terjadi sekitar tahun 1999 saat usiaku sekitar 2 tahun lebih. Rumah kami memang cukup jauh dari keramaian, bukan pasar atau apa yang ramai gitu. Rumah kami terletak di sebuah padang ilalang dan semak belukar yang tinggi pada saat itu, tapi sekarang sudah seperti desa biasanya.

Seingatku dulu hanya ada 2 rumah yang berada di area tersebut, sepi banget kan…?

Nah pada usia 2 tahun tersebut orang tua inisiatif untuk mengadakan sebuah acara pesta (sunatan) untuk aku tentunya. Ya pada saat itu pesta cukup mewah 3 hari 2 malam, acaranya kalau gak salah wayang golek dan pengajian.

Kejadian aneh mulai terjadi di hari pertama acara saat semua keluarga dan saudara berkumpul untuk membicarakan jalannya acara.

Uwa (paman) saat itu tiba-tiba memamerkan skill sulap dan hipnotisnya karena kalian pasti tau orang zaman dulu punya ilmu yang benar-benar susah dijelaskan. Sulap itu iseng ya bukan bagian dari acara…!! Sebatas menghibur keluarga saja ini mah.

Uwa langsung menyuruh Paman untuk mengambil sebuah gayung, setelah gayung diambil tiba-tiba uwa seperti membisikan doa ke gayung dan menepuk pundak Paman dan seketika reflek memukul saudara dengan keras dan tanpa henti sampai gayung retak, dan karena sudah larut malam aksinya dihentikan.

Namun pada saat tengah malam, tiba-tiba gayung tadi jatuh dan berguling ke arah uwa, gayung itu tepat berada di bawah kaki uwa yang sedang asik ngopi, tiba-tiba gayungpun berputar dan preek gayung pecah terbagi dua. Tentunya semua yang tau kaget dong, tapi mereka berusaha merahasiakan hal itu.

Di siang berikutnya…pada saat mau menyembelih kerbau, tiba-tiba kerbaunya ngamuk sampai uwa kena tendangan darinya. Nah bapak datang kemudian menenangkan kerbau itu (karena bapak yang ngurus kerbaunya dari dulu) jadi nurutlah ya sama pawangnya.

Nah pada malam puncak, tiba-tiba semua orang lari masuk dalam rumah sampai aku hampir terinjak (karena sudah tidur) semua ketakutan dan gak ada yang berani keluar, suara anjing menggonggong terus tanpa henti dan karena kepanikan semakin lama, akhirnya bapak memutuskan keluar dengan membawa daging mentah dan telur keluar, tak ada yang menemaninya. 2 menit bapak keluar anjingpun langsung pada diam.

Kemudian bapak masuk, dan bercerita bahwa ada anjing yang gede banget ukurannya bisa 5x ukuran anjing biasa dengan mata merahnya dan membawa helaian rambut. Ya mungkin saat itu saat uwa sulap ada rambut paman yang kecabut dan nempel di gayung. Karena taukan mitos memainkan rambut malam hari…?

Simple ya…!! Nanti kalau sudah banyak yang baca buat lagi pengalaman pribadi.