Penjual Nasi Goreng di Depan Puskesmas

Assalamualaikum dan selamat membaca. Kisah ini merupakan kisah nyata yang di alami teman masa kecilku. Biasanya aku memanggilnya kak Anggi, karena ia beda 3 tahun denganku. Kalau tidak salah di tahun 2016 aku masih kelas 1 SMA, dan kak Anggi ini kelas 3 SMK kesehatan. Karena namanya juga SMK, pasti ada kegiatan praktikum yang harus di laksanakan.

Dari kegiatan pragikum ini, kak Anggi mengalami kejadian horor yang tidak bisa ia lupakan dan menceritakannya padaku pada hari itu.

Malam itu kak Anggi pratikum di salah satu puskesmas di daerah kami, puskesmas terletak di antara perbatasan Aceh Utara dan Aceh Bireuen. Seperti biasa kak Anggi kedapatan untuk menjaga shift malam dari jam 10 sampai jam 2 pagi.

Maka dari itu kak Anggi malah nongkrong bersama teman-temannya yang bernama kak Mala dan kak riska, mereka duduk santai di depan UGD sambil bercanda gurau. Namanya juga anak remaja, ya gak betah lah berada di dalam terus ye kan??

Alhasil dari kecandaan mereka itu, mereka di kejutkan dengan suara bel gerobak dorong di jalan raya sana. Jelas kak Anggi malam itu hujan gerimis pun turun, sehingga jalan raya sangatlah sepi hanya saja beberapa kendaraan saja yang terlihat lalu lalang.

Kak Anggi beserta dua orang temannya malah berfokus ke arah jalan, dan mereka melihat seorang kakek tua sedang mendorong gerobak nasi goreng. Padahal malam itu sudah menunjukkan jam 1 pagi. Tapi yang mengejutkan adalah kepala si kakek mendadak jatuh saat berada di jalan tepat di hadapan kak Anggi dan teman-temannya. Otomatis kak Anggi dan kak mala berteriak dan mulai berlari, bahkan kak Riska pingsan di tempat.

Mereka berlari di koridor dan tidak sengaja menabrak salah satu teman cowok mereka, dan kak Anggi mulai menceritakan apa yang telah di lihatnya itu. Dan anehnya kak Anggi malah di kejutkan oleh perkataan temannya.

“Ngi kamu ngomong dengan siapa hah?” kata temannya.

Dan saat itulah kak Anggi baru sadar ternyata di depannya tidak ada siapapun. Kemudian kak Anggi dan kak Mala mulai menemui teman cowok mereka, dan mengatakan bahwa kak Riska yang pingsan di luar tadi butuh pertolongan.

Kak Mala juga mulai menceritakan apa yang telah di lihatnya tadi, dan kata teman cowoknya, memang pukesmas ini sangat angker, makanya kalau malam lebih baik jangan berada di luar pukesmas apalagi nongkrong di depan UGD.

“Kenapa tidak katakan dari tadi?” kata kak Anggi.

“Abis aku pikir kalian sudah pada tau”, jawab teman cowoknya.

Teman cowok kak Anggi pun akhirnya membantu mengangkat kak Riska yang pingsan di luar. Kemudian kak Anggi dan kak Mala berjalan di koridor puskesmas, dan suara lonceng gerobak nasi goreng itu kembali terdengar, kak Anggi dan kak Mala bertatapan dan mulai merinding.

Mereka pun bergegas kembali lagi ke ruangan di mana kak Riska di tidurkan.
Sungguh pengalaman yang mengerikan dari kegiatan praktikum yang di lakukan kak Anggi di puskesmas tersebut.

Ok sekian cerita dariku. Kisah nyata ini di alami langsung oleh kak Anggie sendiri. Kalau aku berada di posisi kak Anggi mungkin bakal kena stroke kali ya 😀sungguh mengerikan. Bagaimana dengan kalian?

Memang sih pukesmas itu kudengar juga sangat angker dari dulu, nenekku juga mengiyakan hal itu. Ok sekian dan terima kasih yang sudah membaca 😘😁

Wa: 081370400622
Ig: @bismi_jasein1108